Peluang Ekspor Kopi Nasional

“Beberapa pelaku ekspor sudah melakukan ekspor ke beberapa negara, namun dalam cakupan yang besar mungkin belum bisa dilakukan. Makanya dalam kerjasama dengan pihak maskapai kita juga membahas terkait packingan produk mengunakan peti kemas yang sesuai dengan aturan penerbangan,” tambahnya. Program ini selain untuk menambah devisa negara juga dapat membuat masyarakat di desa tersebut sejahtera dengan harga jual produknya tinggi. “Hal ini dilakukan untuk makin memperkenalkan kopi Indonesia agar makin disukai masyarakat Mexico City. Selain itu, beberapa kedai kopi yang berada di luar Mexico City juga sudah mulai tertarik untuk memasukkan kopi Indonesia ke dalam menu minuman,” imbuh Husodo.

Tidak hanya dari segi kelayakan pengusaha, kelayakan produk kopi yang diekspor juga perlu diperhatikan. Pastikan Kekayaan intelektual pada produk kopi yang hendak diekspor telah terdaftar di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual. Baik itu KI berupa merek, desain industri, rahasia dagang, dan Kekayaan Intelektual lainnya. Hal ini dikarenakan agar produk dapat terlindungi dan tidak ditolak saat diekspor ke negara yang dituju. Dalam acara tersebut, Kementerian Perdagangan diwakili Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional, Didi Sumedi juga ikut serta dalam pelepasan ekspor kopi tersebut.

Membuat ekspor kopi

Impor kopi yang dilakukan para pelaku usaha di Indonesia dapat merusak harga biji kopi di kalangan petani Indonesia, sehingga jumlahnya dibatasi. Untuk produk kopi hendak impor, diutamakan produk dalam bentuk jadi seperti memento maupun parfum. Jika masih berbentuk biji atau bubuk, maka regulasi akan semakin diperketat dari bea cukai. Indonesia adalah salah satu negara produsen dan eksportir kopi paling besar di dunia. Kebanyakan hasil produksinya adalah varietas robusta yang berkualitas lebih rendah.

Meski demikian, nilai ekonomis arabika jauh lebih mahal dibandingkan robusta. Arabika di daerah yang tinggi dan robusta hampir mendominasi di wilayah Temanggung bagian utara, katanya. Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Temanggung, Untung Prabowo di kantornya Kamis (25/9) mengatakan sudah mulai mencoba dan bersiap untuk ekspor lebih besar lagi kedepannya. Produktivitas kopi di Temanggung setiap tahun mengalami peningkatan produktivitas.

Penundaan dapat mengganggu operasi untuk beberapa roaster di Amerika Serikat dan Eropa, klien terbesarnya. “Selain itu, diberlakukannya PPN 10% terhadap kopi berpotensi menurunkan volume ekspor,” kata Ketua Gabungan Eksportir Kopi Indonesia , Hutama Sugandhi, di Surabaya, Rabu (15/4/15). Masih disampaikan oleh Olvy bahwa persyaratan legalitas produk furnitur berbahan kayu harus sesuai dengan MoU FLEGT, antara lain pengendalian keabsahan asal kayu, kontaminasi, CITES dan pengawet kayu. Strategi ini juga dimaksudkan untuk meningkatkan penjualan secara daring, ketika banyak masyarakat banyak berada di rumah seiring berlakunya Pembatasan Sosial Berskala Besar . Hal itu menurutnya disebabkan terganggunya rantai pasok dan permintaan kopi akibat kebijakan karantina wilayah yang diterapkan berbagai negara. Selain itu, pelaku UMKM di Indonesia tidak memiliki kemampuan untuk memenuhi permintaan pasar yang besar.

Hanya negara-negara kawasan Amerika Selatan, Amerika Tengah dan Afrika yang masih belum meningkatkan nilai tambah kopi yang diekspor. Selain itu, pihaknya juga terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat untuk saling bersinergi dalam upaya peningkatan ekspor, salah satunya melalui pembentukan Export Center yang merupakan pilot project Kementerian Perdagangan di Jawa Timur. Ia menjelaskan, dari kecenderungan tersebut membuat produk minuman kemasan maupun konsumsi rumahan lainnya meningkat, dilansir dari Antara. Dengan kondisi seperti ini, para pelaku usaha tentu lebih mengutamakan efisiensi sembari mempertahankan penjualannya.

Akhirnya, kata Aleh, karena petani lebih senang mengekspor produknya maka pabrik di dalam negeri akhirnya memilih kopi impor yang di saat bersamaan harganya juga lebih murah. Mochamad Aleh, Ketua Koperasi Produsen Kopi Margamulya, mengatakan petani kini menyisihkan sebagian besar produksinya untuk pasar ekspor. Jakarta, CNBC Indonesia – Petani kopi di Indonesia kini tengah mereguk nikmatnyakomoditas perkebunan itu. Nilai tukarrupiah yang jatuh terhadap dolar AS membuat petani mendapat keuntungan dari menjual kopi ke luar negeri. Banyak roaster, individual, dan kafe-kafe yang menyajikan biji kopi Temanggung. Pasalnya, kata Andi, satu-satunya perusahaan yang memiliki izin untuk melakukan ekspor di space Jawa baru berada di Surabaya saja.

Untuk itulah, saya sarankan bagi sahabat UKM yang ingin mengambil peluang ini untuk memfokuskan diri membantu para petani kopi dalam proses produksi biji kopi specialty. Ajari petani bagaimana sistem produksi kopi yang terdepan serta bantu dengan permodalan khususnya dalam teknologi. Jangan lupa juga, bahwa sustainability adalah faktor penting lain selain kualitas tinggi. Komunikasikanlah profil petani dan ceritakanlah daerah asal produksi kopi. Jika persiapan ini dilakukan dengan sungguh-sungguh, niscaya kopi Indonesia dapat menjadi nomor satu di dunia, dan petani kopi Indonesia pun makin sejahtera.

Usaha pemerintah melalui kegiatan Kementerian Pertanian ini, diharapkan dapat berdampak positif bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Melalui pendekatan tersebut, model penerapan rantai pasok telah menjadi tiga tahap sehingga diharapkan akan mampu membentuk struktur pasar yang baru. Namun demikian perlu dilakukan kajian yang komprehensif untuk mendapatkan informasi tentang bagaimana cara kerja TTI?

Menurut Andi, kopi dari Temanggung sudah cukup terkenal sebagai salah satu jenis kopi yang punya rasa bagus dengan kualitas yang baik serta memiliki potensi yang begitu besar. “Pada ekspor perdana ini kami mengirimkan 18 ton kopi arabika untuk memenuhi permintaan patrons dengan destinasi Inggris. Adapun kopi yang yang kita ekspor ini merupakan hasil panen tahun 2021,” jelasnya. Surabaya, Beritasatu.com – PT Perkebunan Nusantara XII atau PTPN XII, melakukan ekspor perdana kopi jenis arabika sebanyak 18 ton dengan nilai Rp 1,5 miliar ke Inggris. Doni mengatakan perlu strategi khusus untuk meningkatkan produksi dan kualitas dari kopi nusantara. Untuk itu, dalam hal ini Bank Indonesia mengambil peran untuk melakukan konsolidasi di bisnis kopi nusantara.