Mau Buka Lapangan Kerja, Jokowi Butuh Bantuan Pengusaha

Ketua Umum DPN Apindo, Hariyadi B Sukamdani, menyebut kalangan dunia usaha menyesalkan kebijakan pemerintah yang membatasi outsourcing untuk penyedia jasa pekerja hanya untuk 5 jenis pekerjaan. Kelima jenis pekerjaan itu meliputi usaha kebersihan , penyediaan makanan bagi buruh , tenaga pengaman , pertambangan dan perminyakan, dan penyedia angkutan bagi buruh. Junaedi bercita-cita membuka lapangan kerja untuk orang-orang yang hidupnya kurang beruntung.

Membuka lapngan Bisnis

Seringkali banyak yang bilang kalau membuka usaha sendiri membutuhkan modal. Padahal saat ini dengan digitalilasi, banyak yang tanpa modal hanya menggunakan online. Selain itu dengan mengarahkan pekerja untuk membuat usaha atau proyek karya sendiri yang sesuai passion dan keahlian pekerja, akan membuat pekerja lebih nyaman berwirausaha.

“Seiring perkembangan teknologi digital dan perubahan perilaku konsumen, khususnya milenial, digitalisasi hukumnya wajib, sudah tidak ada kompromi lagi. Dengan digitalisasi pula, akan semakin mempercepat literasi dan inklusi keuangan,” ucapnya. Sandi mengatakan, transformasi teknologi digital akan menjadikan perusahaan lebih tangguh dan lebih mampu untuk menghadapi pandemi Covid-19. Sebab perusahaan yang dibangun dengan kekuatan digital akan mampu untuk menjangkau solusi-solusi yang inovatif dan aplikatif di tengah pandemi Covid 19. Inul Daratista bersama rekan sudah siap untuk membuka franchise untuk bisnisnya ini.

Meskipun mereka telah mendapatkan pendidikan keterampilan berwirausaha, namun orientasi para mahasiswa setelah lulus tetap untuk mencari kerja. Rupanya cita-cita seperti ini sudah berlangsung lama terutama di Indonesia dengan berbagai sebab. Jadi, tidak mengherankan jika setiap tahun jumlah orang yang menganggur terus bertambah.

Konsep kewirausahaan membuat seseorang dapat bekerja dan mendukung orang lain untuk mengembangkan bisnis. Beruntung sebelumnya ia sudah membuka On Air Kios yang khusus menjual aksesori kebutuhan smartphone sebagai pekerjaan sampingan. Awalnya, ia hanya membuka kios tersebut setiap malam untuk mendapatkan penghasilan tambahan, dimana ia berjualan dari mobilnya di sekitar Pasar Hamadi. “Dari situ, saya berusaha mencari informasi lengkap dengan mendatangi kantor Grab di Jayapura dan mulai bergabung sebagai service provider companion GrabFood pada Februari 2020, dan selang 2 bulan, saya memberanikan diri membuka restoran kecil di daerah Polimak. Memasuki masa pandemi, hampir tidak ada yang datang untuk makan di restoran kami.