Komputasi Awan Jadi Kunci Daya Saing Perusahaan

Tentunya setiap orang tidak ingin kata-kata kasar, ancaman, kesusilaan, dll karena ketika menyangkut komunikasi bisnis hal ini tidak dibenarkan. Namun hal ini merupakan dua hal yang berbeda karena dalam komunikasi bisnis, prilaku skilled, nada dan konten percakapan harus diperhatikan setiap saat. Begitu juga sebaliknya dengan komunikasi yang buruk dalam bisnis dapat berakibat terjadinya masalah tidak terduga seperti pelanggan yang tidak puas, produktivitas yang berkurang, pekerjaan yang tertunda, dll. Dan relevansinya dalam komunikasi bisnis, tipe komunikasi nonverbal dapat menentukan kredibilitas dan kepemimpinan seseorang, yang dapat dilihat dari karateristik suara, penampilan, sentuhan, gerakan dan posisi tubuh juga melalui ekspresi wajah dan mata. Dengan memiliki keterampilan bernegosiasi serta dengan komunikasi yang baik dan memadai, maka pekerjaan Anda pun bisa terbantu. Begitu pula dengan negosiasi, sebagai mana kita sering mendengar negosiasi diartikan sebagai proses yang melibatkan upaya seseorang untuk merubah atau tidak merubah sikap dan perilaku orang lain.

Berkomuniikasi dalam bisnis

Selain memanfaatkan pasar daring, pelaku UMKM juga perlu memiliki strategi bisnis – baik itu pemasaran, penjualan, atau konsep untuk produk baru – yang berkelanjutan untuk memastikan bisnis tetap bisa berjalan dengan lancar. Media merupakan sarana yang diguanakan untuk memberikan pesan kepada penerima pesan. Media komunikasi yang digunakan dapat berupa media elektronik seperti TV, radio surat kabar, papan pengumuman, telepon dan lainnya. Dalam memilih media yang akan digunakan untuk menyampaikan pesan, haruslah memperhatikan isi pesan yang akan disampaikan, jumlah penerima pesan, situasi dsb.

Menurut William Albig, pengertian komunikasi Bisnis adalah pertukaran informasi, gagasan, pendapat, intruksi yang punya goal tertentu yang dihidangkan secara personal maupun impersional melalui lambang atau sinyal. Tujuan umum komunikasi bisnis yakni mendukung tujuan bisnis supaya lebih efektif dan efisien guna memperbaiki pengelolaan bisnis. AkuntansiLengkap.com – Artikel sebelumnya sudah membahas mengenai pengertian dan unsur komunikasi. Artikel kali ini akan diuraikan tujuan dan manfaat dari komunikasi bisnis.

Mengingat ketika seseorang terus melakukan kesalahan komunikasi yang kurang baik akan menimbulkan kesalahpahaman dan dari kesalahpahaman itulah akan sedikit demi sedikit menghilangkan rasa kepercayaan. Padahal seperti yang kita ketahui dalam menjalankan bisnis perlu adanya sebuah tim untuk melakukan kerjasama. Jika dalam suatu tim terdapat anggota yang tidak saling percaya satu sama lain maka akan menimbulkan kinerja yang tidak efektif dan rasa yang kurang nyaman dalam berbisnis. Dengan kondisi seperti itu, maka kesalahan yang berhubungan dengan komunikasi harus dihindari demi kelangsungan bisnis dalam meraih kesuksesan. Tujuan komunikasi bisnis adalah untuk memberikan persuasi kepada pihak lain agar sesuatu yang disampaikan dapat dipahami dengan baik.

Melakukan Kolaborasi “Collaborating” Kolaborasi ialah bentuk kerjasama, interaksi, kompromi pihak-pihak yang terlibat secara langsung dan tidak langsung yang menerima akibat dan manfaat. Dalam hal ini informasi yang dimaksud ialah hal-hal yang berkaitan dengan aktivitas bisnis dengan berbagai pihak. Misalnya seorang manajer markerting ingin meningkatkan penjualan produk baru, maka ia akan mencoba memasang iklan di berbagai media. Setiap organisasi berusaha menyediakan saluran yang memungkinkan karyawan dapat dilaksanakan tugas dan pekerjaan dengan baik. Pelaksanaan aktivitas ini akan menumbuhkan keinginan untuk berpartisipasi yang lebih besar dalam diri karyawan terhadap organisasi. Pesan atau message adalah alat-alat di mana sumber mengekspresikan gagasannya dalam bentuk bahasa lisan, bahasa tulisan ataupun perilaku nonverbal seperti bahasa isyarat, ekspresi wajah atau gambar-gambar.